Thursday, November 26, 2009

Terpedaya Oleh Perasaan Sendiri (Al-Ghurur)

Definisi Al-Ghurur:

Secara etimologi, kata al-ghurur memiliki banyak erti antaranya yang pertama ialah tertipu oleh diri sendiri atau orang lain. Contohnya, gharrahu-yaghuruhu-ghururan (ghairuhu) (dia tertipu oleh orang lain);gharra nafsahu-yaghurruha (dia tertipu atu ditipu oleh dirinya sendiri), Allah berfirman, "Padahal syaitan tidak menjanjikan kepada mereka selain tipuan belaka". Surah An-Nisa':120. Kedua segala sesuatu yang mengakibatkan dan menjerumuskan pada penipuan (al-ghurur). Al-Jauhari berkata, "Kata al-ghurur (dengan baris dhammah) [ghu] memiliki erti sesuatu dari kehidupan dunia yang membuat seseorang tertipu."

Menurut istilah pula seseorang yang berjuang di atas jalan Allah merasa bangga terhadap dirinya sendiri sehingga meremehkan dan memandang rendah segala sesuatu yang dilakukan orang lain tetapi tidak menghina peribadi orang tersebut. Jika seseorang memilii perasaan seperti ini, hakiktanya dia telah terpedaya oleh perasaannya (al-ghurur). Kita juga dapat memahami maknanya dari kaitan antara makna bahasa dan istilah.

Faktor-faktor penyebab al-ghurur:

1. Tidak waspada dan enggan muhasabah diri
2. Tidak bekerjasama dengan orang lain
3.berlebihan dalam beragama
4.Memperdalam ilmu tanpa Mengamalkannya
5.Khusyuk dalam ketaatan tanpa mengingat dosa
6.Cenderung kepada kehidupan dunia
7. Menyaksikan sikap kurang layak tokoh pemimpin
8.Berlebihan dalam menyembunyikan perbuatan baik

No comments:

sedetik bersama seribu makna